FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG

"Bereputasi Nasional dan Berwawasan Kebangsaan"

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas Teknogi dan Ilmu Komputer Tahun 2019 di Yonif 305 Karawang

Kamis, 14 Februari 2019 ~ Oleh Bayu Priyatna ~ Dilihat 412 Kali

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa 
Fakultas Teknogi dan Ilmu Komputer Tahun 2019
di Yonif 305 Karawang

Pada tanggal 02- 03 Februari 2019 (2 hari 1 malam). Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Buana Perjuangan karawang, telah melaksanakan latihan dasar kepemimpinan Mahasiswa (LDKM). Sebagai kegiatan rutin tahunan kegiatan ini di selenggarakan oleh pengurus badan eksekutif mahasiswa (BEM) periode 2018/2019. kegitanan ini di ikuti oleh mahasiswa angkatan 2018 sebanyak 495 orang. Kegiatan yang berlokasi di Batalyon Infanteri  Para Raider 305/Tengkorak bermarkas di Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk jambe Timur, Kabupaten Karawang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mahasiswa mendapatkan pengalaman (kepemimpinan), value disiplin dan value tanggung jawab. Kegitan ini sangat penting bagi mahasiswa karena dengan adanya kegiatan ini soft skill mahasiswa bisa dikembangkan. Testimoni mahasiswa sebelumnya menyatakan bahwa “kegiatan ini sangat bermanfaat, karena mengajarkan mengenai menghargai waktu, disiplin sera bertanggung jawab”. Kegiatan ini sudah di lakukan sebanyak 4 kali untuk FTIK. Kegiatan ini bekerja sama dengan yonif 305 karawang karena militer memiliki kedisiplinan paling tinggi.

      

Bapa Ahmad Fauzi, S.Kom., M.Kom “Alhamdulilah, sehat semua walaupun mahasiswanya sebagian ada yang baru pulang kerja, terlihat mereka antusias, walaupun medan yang mereka lewati tidak mudah. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan potensi yang yang dimiliki mahasiswa semakin terbuka dan terangkat. kemudian dengan diajarkan value disiplin waktu dan tanggung jawab saya berharap mahasiswa bisa lulus tepat waktu”.

Muhammad Fadhila abiyyu salah satu peserta LDKM berpendapat “Kegiatannya asik dan seru, walaupun dalam pelaksanaannya tetap ada suka dan dukanya. Selain itu kegiatan ini mengajarkan saya apa artinya kebersamaan (jiwa korsa) dan bagaimana disiplin waktu”. Sedangkan menurut Muhammad Miftahul Khoer “Jujur pas awal kegiatan saya kaget, dan agak sedikit grogi, dengan situasi yang sedang terjadi. tapi alhamdulilah, lama-kelamaan saya mulai terbiasa dengan situasinya. Kegiatan ini mengajarkan saya bukan hanya disiplin waktu, tapi bagimana kita hidup tidak bisa sendiri, saya butuh mereka begitupun sebaliknya. Pesan saya untuk LDKM selanjutnya if you never learn, if you never try,you never know”.

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT